Kamis, 27 Januari 2011

Kiprah Wanita Dalam Dunia Sepak Bola

Kiprah Wanita Dalam Dunia Sepak Bola
Eks-Model Majalah Playboy Pimpin Klub Sepak Bola Polandia

Font size: Decrease font Enlarge font
image
Izabela Lukomska-Pyzalska. (Daily Mail)
Usai merebaknya kasus komentar tak pantas dari dua komentator Sky Sports, Andy Gray dan Richard Keys, mengenai sosok wanita dalam sepak bola, klub Polandia, Warta Poznan, menunjuk seorang mantan model majalah Playboy sebagai presiden baru.
Model asal Polandia, Izabela Lukomska-Pyzalska, telah bersumpah akan menyelamatkan Warta Poznan dari kemungkinan terdegradasi ketika musim kembali berlanjut pada bulan Maret usai jeda musim dingin.
Daily Mail melansir mantan cover girl yang kini sudah menginjak usia 33 tahun itu menegaskan bahwa ia akan memperketat keuangan klub dan tidak takut untuk terlibat dalam dunia sepak bola yang didominasi kaum pria.
Beberapa waktu lalu, duo komentator Sky Sports, Gray dan Keys, harus membayar mahal komentar yang mereka lontarkan mengenai asisten wasit wanita pada pertandingan antara Liverpool kontra Wolves, Sian Massey. Kedua komentator tersebut harus menghadapi kritik tajam publik bahkan pemecatan dari Sky Sports.
Namun, Lukomska-Pyzalska tidak peduli dengan apa yang dipikirkan kaum pria, seperti Gray dan Keys, mengenai dirinya yang memang sudah merasa merambah dunia pria dengan menjadi pengusaha pengembangan perumahan dan konstruksi yang dijalani bersama suaminya.
"Ini bukan masalah bagi saya. Ini adalah makanan dan minuman saya," ujar Lukomska-Pyzalska seperti dilansir Daily Mail. "Perumahan dan konstruksi, itu bukan dunia seorang wanita. Dan Saya bekerja sebagai model beberapa tahun yang lalu," kisahnya.
"Saya sudah berkecimpung di dunia pengembangan konstruksi dan properti selama lima tahun. Dalam lima tahun itu, kami sudah menjadi salah satu pengembang terkemuka di Poznan. Saya rasa saya bisa mencapai hal yang sama dalam sepak bola," tegas presiden baru Warta Poznan itu.
Dan mengambil contoh dari orang-orang seperti Ken Bates, Roman Abramovich, dan Milan Mandaric, ia bertekad menunjukkan bahwa ia memiliki hal lain lebih dari sekedar wajah cantik yang dihiasi rambut pirangnya. "Saya tidak menganggap remeh sektor konstruksi. Saya pun akan melakukan hal yang sama dalam sepak bola, yaitu mengutamakan ketertiban dan disiplin," tegas mantan model itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar